MadaniProduction.com – Dalam dunia produksi pakaian seperti baju dan kaos, dua istilah yang paling sering muncul adalah garment dan konveksi. Keduanya sama-sama menyediakan jasa pembuatan baju, namun memiliki karakteristik, kapasitas, dan kualitas pelayanan yang berbeda. Banyak orang sering bingung harus memilih mana yang lebih tepat untuk kebutuhan mereka—apakah memesan di garment atau konveksi? Artikel ini akan membahas perbedaannya secara jelas agar Anda dapat menentukan pilihan terbaik sesuai kebutuhan bisnis, komunitas, atau keperluan pribadi Anda.
A. Memesan Baju di Garment
Memesan pakaian di garment biasanya direkomendasikan untuk kebutuhan produksi dalam jumlah besar dengan standar kualitas yang konsisten. Berikut adalah poin-poin penting yang menjadi ciri khas garment:
1. Kapasitas Produksi Besar
Garment memiliki fasilitas produksi lengkap dan mesin yang jauh lebih banyak dibandingkan konveksi. Garment mampu menangani pesanan mulai dari ribuan hingga puluhan ribu pcs. Cocok untuk brand besar atau perusahaan yang membutuhkan stok masal.
2. Standar Kualitas Tinggi dan Konsisten
Setiap tahap produksi di garment memiliki SOP ketat, mulai dari pemotongan, penjahitan, finishing, hingga quality control. Hasilnya, produk cenderung seragam dan minim cacat. Standar ini menjadi alasan utama mengapa banyak perusahaan besar mempercayakan produksi mereka ke garment.
3. Tenaga Kerja Lebih Profesional
Garment biasanya memiliki divisi khusus seperti pattern maker, quality control, operator jahit spesialis, hingga manajemen produksi. Semua berjalan sistemik sehingga proses lebih rapi dan efektif.
4. Harga Lebih Stabil
Meskipun harga garment bisa sedikit lebih tinggi dibandingkan konveksi, namun harga cenderung lebih stabil dan sebanding dengan kualitas. Semakin banyak jumlah pesanan, semakin murah harga satuannya.
5. Waktu Produksi Lebih Terjadwal
Garment bekerja dengan timeline produksi yang jelas. Mereka mampu memberikan estimasi waktu pengerjaan yang detail karena manajemen produksinya sudah terstruktur.
6. Minimum Order Relatif Tinggi
Salah satu kekurangan garment yaitu MOQ (Minimum Order Quantity) biasanya tinggi. Jarang ada garment yang menerima pesanan di bawah 1.000 pcs, bahkan ada yang minimal 100 pcs tergantung jenis produk.
7. Pilihan Tepat untuk Perusahaan dan Brand Besar
Jika Anda adalah pemilik brand fashion yang butuh konsistensi warna, potongan, dan kualitas, garment adalah pilihan terbaik.
B. Memesan Baju di Konveksi
Berbeda dengan garment, konveksi lebih fleksibel dan banyak digunakan oleh UKM, komunitas, organisasi kampus, atau brand kecil yang ingin memulai produksi dalam jumlah lebih sedikit. Berikut poin-poin yang menjadi keunggulan dan karakteristik konveksi:
1. Cocok untuk Pesanan Skala Kecil – Menengah
Konveksi menerima pesanan mulai dari 12 pcs, 24 pcs, hingga ratusan pcs, sehingga sangat cocok untuk keperluan event, komunitas, gathering, atau brand yang masih tahap awal membangun produk.
2. Harga Relatif Lebih Mahal
Karena jumlah pesanan yang sedikit dan mesin produksi tidak selengkap garment, biasanya di konveksi bisa lebih mahal harganya, tapi bisa order minimun 24 pcs.
3. Fleksibel dalam Desain dan Custom
Konveksi lebih mudah diajak diskusi soal desain custom seperti sablon kombinasi, bordir tambahan, pola modifikasi, hingga model yang tidak standar. Untuk kreator fashion lokal atau bisnis kecil, fleksibilitas ini adalah nilai tambah.
4. Proses Produksi Lebih Luwes
Konveksi biasanya dikendalikan oleh pemilik langsung sehingga proses negosiasi, revisi, atau perubahan pesanan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan personal. Komunikasi lebih mudah dan tidak terlalu birokratis.
5. Kualitas Bisa Beragam
Tidak seperti garment yang memiliki SOP ketat, kualitas konveksi bisa sangat bervariasi tergantung keterampilan penjahit dan peralatan yang digunakan. Maka dari itu, penting memilih konveksi yang sudah berpengalaman dan memiliki portofolio.
6. Waktu Produksi Relatif Cepat
Untuk pesanan puluhan hingga ratusan pcs, konveksi umumnya mampu menyelesaikan dalam waktu lebih cepat dibanding garment karena antrian produksi tidak terlalu besar.
7. Minim Order yang Rendah
Inilah alasan banyak pelaku usaha kecil bergantung pada konveksi: Anda bisa memulai brand fashion dengan modal kecil tanpa harus produksi dalam jumlah besar.
Pada dasarnya, baik garment maupun konveksi sama-sama memiliki keunggulan masing-masing. Garment unggul untuk produksi besar, kualitas tinggi, dan standar yang konsisten. Sementara konveksi lebih cocok untuk pemesanan jumlah kecil–menengah, harga terjangkau, dan desain fleksibel. Anda hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan: apakah ingin memulai brand kecil dengan modal minim, atau ingin memproduksi ribuan pakaian dengan kualitas premium?








Leave a Reply